Langsung ke konten utama

SANG PETANI

‘’Sang Petani’’
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manuisa untuk menghasilkan bahan pangan, bahan industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.
Sang Petani sebagai individu yang melakukan Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati, budidaya tanaman atau bercocok tanam, Mengembang amanah mewujudkan pemanfaatan sumber daya alam yang mampu melahirkan tiga konsep pertanian seperti KUANTITAS, KUALITAS DAN KELESTARIAN.
Sang Petani lahir dari kebutuhan hidup, aktifitas hidup, dan status profesi rakyat Indonesia dan rakyat dunia. Petani dan pertanian menjadi sumber Pangan atau makanan seluruh manusia di permukaan bumi ini.
Mengabaikan sector ini adalah satu kekeliruan, sebab sector pertanian menjadi penentu hidup dan matinya suatu keberlanjutan kehidupan umat manusia, menyadari hal tersebut sehingga penting adanya inovasi, pengembangan dan pemberdayaan SDM Petani.
Regenerasi petani harus lahir, agar krisis petani tidak terjadi, pertanian perlu di tata dan di jadikan aktifitas atau profesi yang menjajikan, kren dan modern. Kegiatan – kegiatan seperti Pameran pupuk, Pasar rakyat, panen raya, pelatihan, pendampingan dan, mengaktifkan kelompok – kelompok tani dan gapoktan di setiap desa – desa di Indonesia adalah salah satu jalan menjadikan pertanian jaya dan menjadi raksasa pangan dunia.

#petaniGowa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Pertanian Organik dan Konvensional

Pertanian Organik dan konvensional Pada dasarnya kedua sistem pertanian ini menggunakan teknik sama, namun yang membedakan adalah penggunaan bahan untuk membantu proses pertumbuhan dan hasil tanaman. Apabila dengan sistem organik bahan-bahan yang digunakan relatif aman karena berbahan dasar dari alam sedangkan sistem konvensional lebih cenderung menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses panen tanaman. Hal tersebut adalah perbedaan utama dari sistem pertanian organik dan konvensional. Adapun secara lebih spesifik lagi, perbedaan dua sistem pertanian ini bisa dilihat dari dua aspek yaitu kelanjutan ekosistem dan hasil. Adapun untuk kelanjutan ekosistem, perbedaan antara dua sistem pertanian ini tampak dalam: Prioritas, apabila konvensional lebih mengutamakan kuantitas produksi tanaman sedangkan organik lebih cenderung memperhatikan kestabilan ekosistem dan keseimbangan unsur-unsur dalam tanah, Sifat, dalam sistem organik keharmonisan antara ekosistem dan tanaman alami se...

Ratusan Mahasiswa Polbangtan Gowa Study Pertanian di Desa Kanreapia Tombolo Pao Gowa

  Sekitar 245 Mahasiswa Tk. I dan II program studi D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kunjungan praktik lapangan di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Malino Kabupaten Gowa (19/06).

Lahan Pertanian Kanreapia Jadi Tempat Belajar Pemuda Bine

  Beberapa tahun terakhir lahan pertanian Kanreapia menjadi kunjungan study pertanian, lahan - lahan pertanian menjadi tempat belajar, tempat diskusi dan jelajah desa Kanreapia