Langsung ke konten utama

Sarjana Jadi Petani



Bukan hal yang aneh jika ada sarjana berfikir mau menjadi petani atau ingin mengembangkan sektor pertanian. Ini karena negara kita adalah negara agraris. Bukan hal aneh jika para sarjana kembali ke kampung mengembangkan potensi daerahnya, membangun SDM dan mengelola SDA secara alamiah dan bijak, serta bekerja secara modern dan tidak meninggalkan kearifan lokal daerahnya. Lulusan dari perguruan tinggi tidak harus menjadi PNS. Keberanian memilih jalan kehidupan menjadi seorang petani juga merupakan satu pekerjaan atau aktifitas yang menjanjikan.
PNS atau profesi lain juga membutuhkan hasil dari pertanian yang berkualitas sehat dan ramah lingkungan. Semua produk pertanian yang baik  dihasilkan oleh SDM dan Ilmu yang memadai. Seorang sarjana menjadi petani akan menjadi pembeda dengan petani – petani yang lain. Sarjana yang memilih bertani mampu merangkul petani – petani yang lain.
Banyak hak petani yang harus di perjuangkan baik soal pupuk subsidi, pengolahan hasil pertanian, pemasaran, mengontrol fungsi dan wewenang PPL, Dinas dan sebagainya. Jika petani hari ini cerdas, berani dan inovatif, pertanian akan maju. Program swasembada akan terwujud, petani akan sejahtera dan bangsa akan kuat
 
Selengkapnya Baca di ....
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Pertanian Organik dan Konvensional

Pertanian Organik dan konvensional Pada dasarnya kedua sistem pertanian ini menggunakan teknik sama, namun yang membedakan adalah penggunaan bahan untuk membantu proses pertumbuhan dan hasil tanaman. Apabila dengan sistem organik bahan-bahan yang digunakan relatif aman karena berbahan dasar dari alam sedangkan sistem konvensional lebih cenderung menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses panen tanaman. Hal tersebut adalah perbedaan utama dari sistem pertanian organik dan konvensional. Adapun secara lebih spesifik lagi, perbedaan dua sistem pertanian ini bisa dilihat dari dua aspek yaitu kelanjutan ekosistem dan hasil. Adapun untuk kelanjutan ekosistem, perbedaan antara dua sistem pertanian ini tampak dalam: Prioritas, apabila konvensional lebih mengutamakan kuantitas produksi tanaman sedangkan organik lebih cenderung memperhatikan kestabilan ekosistem dan keseimbangan unsur-unsur dalam tanah, Sifat, dalam sistem organik keharmonisan antara ekosistem dan tanaman alami se...

Ratusan Mahasiswa Polbangtan Gowa Study Pertanian di Desa Kanreapia Tombolo Pao Gowa

  Sekitar 245 Mahasiswa Tk. I dan II program studi D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kunjungan praktik lapangan di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Malino Kabupaten Gowa (19/06).

Lahan Pertanian Kanreapia Jadi Tempat Belajar Pemuda Bine

  Beberapa tahun terakhir lahan pertanian Kanreapia menjadi kunjungan study pertanian, lahan - lahan pertanian menjadi tempat belajar, tempat diskusi dan jelajah desa Kanreapia