Langsung ke konten utama

Ratusan Mahasiswa Polbangtan Gowa Study Pertanian di Desa Kanreapia Tombolo Pao Gowa


 

Sekitar 245 Mahasiswa Tk. I dan II program studi D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kunjungan praktik lapangan di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Malino Kabupaten Gowa (19/06).

 

Ketua Jurusan Pertanian Dr. Kaharuddin mengatakan bahwa praktik kunjungan lapangan atau yang biasa disebut fieldtrip dilaksanakan untuk membandingkan antara yang diperoleh mahasiswa dikelas dengan apa yang terjadi di lapangan.

 

“Tujuannya adalah untuk membandingkan apa yang didapatkan di kelas dengan kenyataan di lapangan” Ujar Dr.Kaharuddin



 

Menurutnya dengan membandingkan apa yang terjadi di lapangan mahasiswa dapat menggali fakta, mengimprovisasi serta mendapatkan hal baru yang mungkin tidak mereka dapatkan di kelas maupun buku Pelajaran lainnya.

 

Dalam kunjungan tersebut mahasiswa didampingi oleh Wakil Direktur I dan II, Dosen pengampu dan PLP serta Staf jurusan maupun bagian akademik.

 

Dua Lokasi yang dikunjungi adalah Balai Pelatihan Pertanian Kanreapia dan Komunitas Rumah Koran Kanreapia Gowa.

 

Rumah Koran merupakan komunitas literasi petani yang digagas oleh pemuda bernama Jamaluddin yang berlokasi di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Selain sebagai sebuah komunitas literasi, Rumah koran juga membina kelompok tani budidaya berbagai komoditas seperti kol, tomat, labu siam, seledri dan tanaman horti lainnya.

 


Dengan komunitasnya sekarang Rumah Koran sudah sering berbagi pengalaman kepada siswa, mahasiswa maupun komunitas petani lain yang berkunjung ke tempatnya.

Sumber : Polbangtan Gowa

https://polbangtan-gowa.ac.id/mahasiswa-tingkat-i-dan-ii-polbangtan-gowa-fieldtrip-ke-rumah-koran-malino-gowa/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Pertanian Organik dan Konvensional

Pertanian Organik dan konvensional Pada dasarnya kedua sistem pertanian ini menggunakan teknik sama, namun yang membedakan adalah penggunaan bahan untuk membantu proses pertumbuhan dan hasil tanaman. Apabila dengan sistem organik bahan-bahan yang digunakan relatif aman karena berbahan dasar dari alam sedangkan sistem konvensional lebih cenderung menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses panen tanaman. Hal tersebut adalah perbedaan utama dari sistem pertanian organik dan konvensional. Adapun secara lebih spesifik lagi, perbedaan dua sistem pertanian ini bisa dilihat dari dua aspek yaitu kelanjutan ekosistem dan hasil. Adapun untuk kelanjutan ekosistem, perbedaan antara dua sistem pertanian ini tampak dalam: Prioritas, apabila konvensional lebih mengutamakan kuantitas produksi tanaman sedangkan organik lebih cenderung memperhatikan kestabilan ekosistem dan keseimbangan unsur-unsur dalam tanah, Sifat, dalam sistem organik keharmonisan antara ekosistem dan tanaman alami se...

Lahan Pertanian Kanreapia Jadi Tempat Belajar Pemuda Bine

  Beberapa tahun terakhir lahan pertanian Kanreapia menjadi kunjungan study pertanian, lahan - lahan pertanian menjadi tempat belajar, tempat diskusi dan jelajah desa Kanreapia