Langsung ke konten utama

Petani Harus Cerdas, Banyak Hak Yang Perlu Di Telusuri

Petani, menjadi profesi yang sangat di butuhkan bangsa ini, sehingga petani di tuntut harus cerdas, karena banyak kebijakan pemerintah yang harus ditelusuri dan di pertanyakan.
Seperti halnya Pupuk Subsidi, bantuan Alat Pertanian dll.

SDM petani sangat penting di tingkatkan, karena banyak kebijakan pusat tidak tepat sasaran.

Sehingga jika SDM petani memadai mereka dapat menelusuri dan mempertanyakan haknya.

Di dalam forum-forum pertemuan petani kadang diam dan menerima begitu saja keputusan.
Itu di akibatkan ketidak mampuan petani dalam mengusulkan dan melakukan koreksi dari keputusan yang tidak memihak kepada mereka.

Tingkat pendidikan petani rata-rata tamatan SD, bahkan ada yang buta huruf sehingga sangat mudah di permainkan, karena mereka tak berdaya. Kasian Petani.... padahal mereka adalah pahlawan Pangan.

#petaniGowa.
#gerakancerdas-AnakPetani

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Pertanian Organik dan Konvensional

Pertanian Organik dan konvensional Pada dasarnya kedua sistem pertanian ini menggunakan teknik sama, namun yang membedakan adalah penggunaan bahan untuk membantu proses pertumbuhan dan hasil tanaman. Apabila dengan sistem organik bahan-bahan yang digunakan relatif aman karena berbahan dasar dari alam sedangkan sistem konvensional lebih cenderung menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses panen tanaman. Hal tersebut adalah perbedaan utama dari sistem pertanian organik dan konvensional. Adapun secara lebih spesifik lagi, perbedaan dua sistem pertanian ini bisa dilihat dari dua aspek yaitu kelanjutan ekosistem dan hasil. Adapun untuk kelanjutan ekosistem, perbedaan antara dua sistem pertanian ini tampak dalam: Prioritas, apabila konvensional lebih mengutamakan kuantitas produksi tanaman sedangkan organik lebih cenderung memperhatikan kestabilan ekosistem dan keseimbangan unsur-unsur dalam tanah, Sifat, dalam sistem organik keharmonisan antara ekosistem dan tanaman alami se...

Ratusan Mahasiswa Polbangtan Gowa Study Pertanian di Desa Kanreapia Tombolo Pao Gowa

  Sekitar 245 Mahasiswa Tk. I dan II program studi D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kunjungan praktik lapangan di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Malino Kabupaten Gowa (19/06).

Lahan Pertanian Kanreapia Jadi Tempat Belajar Pemuda Bine

  Beberapa tahun terakhir lahan pertanian Kanreapia menjadi kunjungan study pertanian, lahan - lahan pertanian menjadi tempat belajar, tempat diskusi dan jelajah desa Kanreapia